Potensi ekonomi desa merupakan salah satu aset penting dalam menggerakkan perekonomian di Indonesia. Namun, untuk dapat mengoptimalkan potensi tersebut, diperlukan peran pemerintah yang aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi di wilayah pedesaan.
Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, peran pemerintah sangat vital dalam memastikan bahwa potensi ekonomi desa bisa dimanfaatkan dengan baik. “Pemerintah harus menjadi fasilitator dan penggerak utama dalam mengoptimalkan potensi ekonomi desa, seperti melalui program-program bantuan dan pembinaan kepada masyarakat desa,” ujarnya.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah adalah melalui Program Pembangunan Ekonomi Desa (PPED). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan potensi ekonomi desa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Namun, masih banyak kendala yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi ekonomi desa. Salah satunya adalah minimnya akses terhadap pasar dan teknologi bagi para pelaku usaha di pedesaan. Hal ini menjadi tugas utama pemerintah untuk memberikan bantuan dan pembinaan agar masyarakat desa dapat bersaing secara lebih baik di pasar global.
Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih dalam mengembangkan ekonomi desa. “Dengan potensi ekonomi desa yang melimpah, pemerintah harus terus mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan di wilayah pedesaan agar dapat bersaing secara global,” ucapnya.
Dengan demikian, peran pemerintah dalam mendorong potensi ekonomi desa sangatlah penting untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Dengan dukungan dan kebijakan yang tepat, diharapkan potensi ekonomi desa dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.